smartdetox contact
apotik online terpercaya

Pembuatan Tablet Kunyah Pirantel Pamoat sebagai Obat Cacing

| June 29, 2012 | 1 Comment

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di Negara-negara yang sedang berkembang seperti Indonesia, penyakit infeksi dan konsumsi makanan yang kurang memenuhi syarat gizi, merupakan dua faktor yang paling banyak berpengaruh terhadap status gizi anak. Salah satu penyakit yang prevalensinya masih tinggi adalah infeksi cacingan, terutama pada golongan penduduk yang kurang mampu mempunyai resiko tinggi terjangkit penyakit ini. Penyakit cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh karena masuknya parasit (berupa cacing) ke dalam tubuh manusia. Kerugian yang ditimbulkan akibat cacingan sangat besar utamanya terhadap terhambatnya perkembangan fisik, kecerdasan dan produktifitas kerja, serta dapat menurunkan ketahanan tubuh sehingga mudah terkena penyakit lainnya (Depkes RI, 2006).

Dalam mengatasi penyakit cacingan ini, masyarakat pada umumnya melakukan upaya pengobatan swamedikasi (upaya pengobatan yang dilakukan sendiri). Obat-obat yang sering digunakan di Indonesia dalam pengobatan swamedikasi tersebut antara lain adalah obat-obatan yang mengandung Pirantel Pamoat, Mebendazol, dan Piperazin (Depkes RI, 2006). Pirantel Pamoat adalah obat yang paling banyak digunakan saat ini. Pirantel pamoat merupakan turunan tetrahydropyrimidine yang berkhasiat sebagai antelmintik dan sangat efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih di usus, beberapa diantaranya adalah cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale), cacing gelang (Ascaris lumbricoides), dan cacing kremi (Enterobius vermicularis) (Gunawan, 2007).

Sediaan yang mengandung pirantel pamoat saat ini yang beredar tersedia dalam bentuk syrup 10 ml (mengandung pirantel pamoat 50mg/ml) dengan rasa jeruk dan karamel, tablet 125 mg dan tablet 250 mg. Oleh karena penggunaan obat ini diutamakan untuk anak-anak maka aseptabilitas bentuk sediaan di sini sangat penting.  Salah satu bentuk sediaan yang bisa digunakan selain syrup adalah tablet kunyah (chewable).

Tablet kunyah adalah tablet yang penggunaannya dikunyah, memberikan residu dengan rasa enak dalam rongga mulut, mudah ditelan dan tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak (Depkes RI, 1995). Tablet kunyah dibuat dengan cara dikempa, umumnya menggunakan manitol, sorbitol, atau sukrosa sebagai bahan pengikat dan pengisi, mengandung bahan pewarna dan bahan pengaroma untuk meningkatkan penampilan dan rasa. Untuk mengempa tablet, dikenal beberapa metode, antara lain granulasi basah, granulasi kering, dan cetak langsung (USP-NF, 2009). Metode yang digunakan pada pirantel pamoat ini dipilih metode granulasi basah karena memiliki berbagai keuntungan, yaitu dapat meningkatkan kohesivitas dan kompaktibilitas bahan, distribusi bahan obat lebih homogen, kemungkinan segregasi kecil, dan dapat memperbaiki sifat alir campuran bahan obat (Summers dan Aulton, 1988).

Dalam formula yang dibuat dengan metode granulasi basah, perlu digunakan bahan pengikat untuk meningkatkan kohesivitas serbuk sehingga pada proses kompresi dapat membentuk massa tablet yang kompak. Penambahan bahan pengikat pada saat granulasi dapat dilakukan dengan cara basah atau dengan cara kering. Salah satu bahan pengikat yang dapat digunakan adalah Povidone atau sering disingkat PVP. Povidone merupakan suatu polimer sintesis yang memiliki banyak kegunaan dalam formulasi sediaan farmasi, terutama pada sediaan tablet sebagai bahan pengikat (Rowe et al., 2006).

Pada formula tablet chewable juga diperlukan disintegran untuk mempercepat disintegrasi obat pada saat dikunyah. Saat ini dikenal penggunaan superdisintegran untuk mempercepat disintegrasi pada sediaan tablet. Crospovidon merupakan bahan disintegran yang dapat digunakan dalam proses tabletasi dengan cara cetak langsung dan granulasi basah. Crospovidon mempunyai beberapa keunggulan yaitu di antaranya meningkatkan waktu disintegrasi, dapat digunakan dalam metode granulasi basah, meningkatkan sifat alir granul, efektivitas crospovidon sebagai disintegran tidak dipengaruhi oleh bahan tambahan yang bersifat hidrofob (misal : lubrikan) dan juga tidak dipengaruhi oleh peningkatan tekanan pada saat kompresi tablet. Selain itu crospovidon bersifat stabil, tidak bersifat toksik dan tidak mengiritasi sehingga banyak digunakan dalam sediaan oral (Rowe et al, 2006). Karena keunggulan tersebut maka dipilih menggunakan crospovidon sebagai disintegran.

Dalam formulasi juga ditambahkan bahan pengisi. Bahan pengisi terpilih pada sediaan ini adalah mannitol. Mannitol dapat memberikan rasa manis dan sensasi dingin di mulut sehingga dapat memperbaiki rasa sediaan. Selain itu, mannitol juga bersifat kurang higroskopis sehingga mudah dikeringkan dan dalam keadaan leleh mampu melarutkan atau mendispersikan sejumlah bahan aktif dan bahan pembantu lainnya (Rowe et al, 2006). Selain mannitol, perlu juga ditambahkan sweetening agent untuk memperbaiki rasa sediaan. Sweetening agent yang terpilih adalah Sucralose. Sucralose merupakan sweetening agent yang relatif aman digunakan pada bentuk sediaan oral farmasi untuk anak-anak (Stoltenberg et al., 2011). Sucralose dapat digunakan untuk menutupi rasa tidak enak yang ditimbulkan bahan obat dengan rasa manis 300-1000 kali dari sukrosa (Rowe et al, 2006).

Pirantel pamoat merupakan senyawa yang tidak larut dalam air dan memiliki bioavailabilitas rendah dan sifat ini menguntungkan karena memperkuat efeknya yang selektif pada cacing sehingga tidak diperlukan complex agent untuk meningkatkan kelarutannya (Gunawan, 2007 ; Soekardjo dan Siswandono,2008).

Untuk memudahkan proses tabletasi, maka perlu ditambah bahan pelincir (lubrikan). Lubrikan berfungsi untuk memudahkan tablet didorong keluar dari die, mencegah tablet melekat pada punch dan mencegah gesekan antara punch dan die (Priyambodo, 2007). Lubrikan yang dipilih adalah Magnesium stearat. Kadar yang dapat berfungsi sebagai lubrikan adalah berkisar pada rentang 0,25-5,0 % (Rowe et al, 2006).

 

1.2 Tujuan

Mengembangkan produk sediaan farmasi yang mengandung bahan aktif pirantel pamoat dalam bentuk sediaan tablet chewable yang dapat meningkatkan compliance pasien.

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tinjauan Pustaka tentang Tablet Kunyah

Tablet kunyah adalah tablet yang penggunaannya dikunyah, memberikan residu dengan rasa enak dalam rongga mulut, mudah ditelan dan tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak. Jenis tablet ini digunakan dalam formulasi tablet untuk anak, terutama formulasi multivitamin, antasida, dan antibiotika tertentu. Tablet kunyah dibuat dengan cara dikempa, umumnya menggunakan manitol, sorbitol, atau sukrosa sebagai bahan pengikat dan pengisi, mengandung bahan pewarna dan bahan pengaroma untuk meningkatkan penampilan dan rasa. Untuk mengempa tablet, dikenal beberapa metode, antara lain granulasi basah, granulasi kering, dan cetak langsung (Depkes RI, 1995 ; USP-NF, 2009). Keuntungan suatu bentuk sediaan tablet konvensional dibuat menjadi tablet kunyah adalah dapat meningkatkan compliance pada anak-anak serta dapat mempercepat pelepasan obat menuju saluran pencernaan (Kathiresan et al.,2010).

 

2.2 Tinjauan tentang Pirantel Pamoat

2.2.1 Struktur Kimia Pirantel Pamoat

 

 

 

 

C11H14N2S-C23H16O6

Bobot Molekul : 594,68

Gambar 2.1 Struktur kimia pirantel pamoat

2.2.2 Organoleptis

Warna : serbuk kuning pucat sampai kuning matang

Bau      : tidak berbau

Rasa    : tidak berasa

2.2.3 Karakteristik Fisikokimia

Kelarutan             : praktis tidak larut dalam air dan metanol, larut dalam dimetilsulfoksida, sukar larut dalam dimetilformamida

Kemurnian           :  mengandung tidak kurang dari 97,0% dan tidak lebih dari 103,0% C11H14N2S dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan

Titik Lebur          :   178-179 ºC

 

2.2.4 Efek Farmakologi

Pirantel pamoat merupakan turunan tetrahydropyrimidine yang berkhasiat sebagai antelmintik dan sangat efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih di usus, beberapa diantaranya adalah cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale), cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing kremi (Enterobius vermicularis), serta cacing Trichostrongylus colubriformis dan Trichostrongylus orientalis.

Obat ini bekerja dengan cara menimbulkan depolarisasi pada otot cacing sehingga terjadi pelepasan asetilkolin dan penghambatan kolinesterase. Hal ini menyebabkan pelumpuhan cacing-cacing, yang diikuti dengan pembuangan dari saluran intestinal manusia. Absorpsinya sedikit melalui usus dan sifat ini memperkuat efeknya yang selektif pada cacing. Dosis tunggal yang dianjurkan 10mg/kgBB, dapat diberikan setiap saat tanpa dipengaruhi oleh makanan maupun minuman  (Gunawan, 2007).

 

2.3 Tinjauan tentang Eksipien

2.3.1 Mannitol

Mannitol yang mempunyai rumus kimia D-Mannitol ini merupakan serbuk kristal atau granul berwarna putih, tidak berbau, mengalir bebas. Memiliki rasa manis kira-kira sama seperti glukosa, setengah kali sukrosa, dan memberikan sensasi dingin di mulut. Mannitol disebut juga mannit atau gula manna dengan rumus molekul C6H14O6 dan berat molekul 182,17  (Rowe et al, 2006). Struktur kimia mannitol dapat dilihat pada gambar 2.2

 

 

 

Gambar 2.2 Struktur kimia mannitol

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelarutan mannitol pada suhu 20°C adalah dalam air (1:5,5), dalam etanol 95% (1:83), dalam gliserin (1:18), dalam propan-2-ol (1:100), larut dalam larutan alkali, praktis tidak larut dalam eter. Titik leleh mannitol adalah 166-168°C. Mannitol stabil pada kondisi kering dan dalam larutan air. Dalam formulasi, mannitol terutama digunakan sebagai bahan pengisi tablet dengan konsentrasi 10-90%. Mannitol merupakan bahan pengisi terpilih pada kebanyakan formulasi tablet, baik yang dibuat dengan cetak langsung, maupun dengan granulasi basah (Rowe et al, 2006).

 

2.3.2 Povidone

Povidon berbentuk serbuk halus, berwarna putih sampai krem, tidak berbau, dan higroskopis. Povidone merupakan polimer sintesis yang terdiri dari rantai 1-vinil-2-pyrrolidinone, perbedaan panjang rantai polimernya dapat dilihat dari nilai K. Nilai K berkisar antara 10-120. Nilai K yang sama atau lebih kecil dari 30 memiliki bobot molekul kurang dari 50.000, dibuat dengan spray-drying dan berbentuk bulat, sedangkan Povidone K-90 atau lebih tinggi memiliki bobot molekul lebih dari 1.000.000, dibuat dengan drum drying dan berbentuk lempeng (Rowe et al., 2006).

 

Gambar 2.3 Struktur kimia Povidone

PVP atau Povidone dalam sediaan farmasi digunakan sebagai disintegran, suspending agent, dan zat pengikat dalam tablet. Meskipun memiliki banyak fungsi, namun PVP lebih sering digunakan sebagai pengikat pada sediaan tablet. Pada metode granulasi basah, PVP diberikan dalam bentuk larutan pengikat. Konsentrasi yang digunakan dalam tablet sebagai pengikat adalah sebesar 0,5-5%. PVP sangat mudah larut dalam asam, kloroform, etanol 95%, keton, metanol, dan air. Povidone dalam bentuk larutan dalam air, mudah ditumbuhi oleh jamur, selain itu juga menjadi tidak stabil bila dipanaskan sampai suhu 150 ºC, namun cukup stabil pada suhu 110-130 ºC (Rowe et al., 2006).

 

2.3.3 Crospovidon

Crospovidon yang mempunyai rumus kimia 1-etenil-2-pirolidon homopolimer ini merupakan serbuk berwarna putih, mudah mengalir, tidak berasa, tidak berbau, dan higroskopis. Crospovidon disebut juga kollidon dengan rumus molekul [C6H9NO]n (Rowe et al, 2006). Struktur kimia crospovidon dapat dilihat pada gambar 2.4

 

Gambar 2.4 Struktur Kimia Crospovidon

 

Crospovidon praktis tidak larut dalam air dan pada kebanyakan pelarut organik. Crospovidon stabil pada penyimpanan di dalam wadah tertutup dan kondisi kering. Dalam formulasi, crospovidon terutama digunakan sebagai disintegran dengan konsentrasi 2-5 % (Rowe et al, 2004).

 

2.3.4 Sucralose

Sucralose memiliki rumus kimia 1,6-Dichloro-1,6-dideoxy-b-D-fructofuranosyl-4-chloro-4-deoxy-a-D-galactopyranoside dan rumus molekul C12H19Cl3O8. Sucralose berbentuk serbuk kristal, berwarna putih, mudah mengalir, dan memiliki rasa manis 300-1000 kali dari sukrosa (Rowe et al., 2006). Penggunaan pemanis pada sediaan farmasi untuk anak-anak perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan reaksi alergi maupun toksisitas berupa gangguan metabolik, terutama pada penggunaan aspartam, fruktosa, laktosa, sorbitol dan sukrosa. Beberapa diantara pemanis tersebut juga berpotensi untuk menjadi senyawa karsinogenik. Dari banyaknya pemanis yang ada, sucralose bersifat nonkarsiogenik, tidak memiliki nilai nutrisi, dan tidak memiliki respon glikemik sehingga menjadi salah satu pilihan pemanis yang aman untuk dikonsumsi anak-anak (Stoltenberg et al., 2011).

 

Gambar 2.5 Struktur kimia Sucralose

 

2.3.5 Magnesium Stearat

Magnesium stearat merupakan senyawa magnesium dengan  campuran asam-asam organik padat yang diperoleh dari lemak, terutama terdiri dari magnesium stearat dan magnesium palmitat pada berbagai perbandingan. Mengandung setara dengan tidak kurang dari 6,8% dan tidak lebih dari 8,3% MgO. Magnesium stearat berupa serbuk halus, putih, voluminus, tidak berbau atau bau lemah, mudah melekat di kulit dan bebas dari butiran (Dep Kes RI, 1995).

 

 

Gambar 2.6 Struktur Kimia Mg stearat

 

 

Magnesium stearat tidak larut dalam air, dalam etanol, dan dalam eter. Magnesium stearat mempunyai titik lebur 117-150 ºC (dalam sampel komersial) dan 126-130 ºC (dalam bentuk murni), bersifat stabil dan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang kering dan dingin (Rowe et al, 2006).

Bahan ini merupakan bahan yang inert dan tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan bila digunakan dalam kondisi yang normal. Magnesium stearat digunakan di bidang kosmetik, makanan, dan juga farmasi sebagai lubrikan, glidan dan anti adheren pada pembuatan tablet dan kapsul dangan kadar 0,25% – 2,0%. Magnesium stearat memiliki sifat inkompatibel terhadap asam kuat, basa, dan garam besi. Selain itu bahan tersebut tidak dapat digunakan untuk produk yang mengandung aspirin, beberapa vitamin, dan sebagian besar garam alkaloid (Rowe et al, 2006).

2.3.6 Flavoring agent

Flavoring agent yang dipilih adalah flavor apel, karena memiliki rasa yang segar dan disukai anak-anak. Ada banyak flavoring agent yang dapat memberikan rasa apel ini, salah satunya cis-3-Hexenyl 2-Methylbutyrate. Senyawa ini berbentuk cair dan hampir tidak berwarna, mempunyai titik didih 105 ºC, serta sangat mudah larut dalam alkohol 95% (Food Chemical Codex, 2004).

 

Gambar 2.7 Struktur kimia apple flavor


BAB III

FORMULASI

3.1 Spesifikasi Produk

Bentuk tablet                   : Bulat datar

Warna tablet                     : Putih kekuningan

Rasa                                 : Apel, manis, sensasi dingin di mulut

Berat tablet                      : 600 mg

Kekuatan sediaan             : 250 mg per tablet

Kekerasan                                    : 4-8 kP

Kerapuhan                        : kurang dari 1%

Waktu disintegrasi           : < 15 menit

 

3.2 Formula

Ukuran bets          : 100.000 unit

Kemasan              : @blister isi 1 tablet

Bahan-bahan yang digunakan beserta jumlahnya yang digunakan pada proses produksi terdapat dalam tabel berikut:

 

Tabel III.1 Rancangan Formula

No. Nama Bahan Fungsi Pemakaian (%) Jumlah tiap tablet (mg) Jumlah tiap bets

(g)

1 Pirantel Pamoat Bahan aktif 41,67 250 25.000
2 Mannitol Pengisi 48,48 290,9 290.900
3 PVP Pengikat 4 (0,5-5) 24 2.400
4 Crospovidon Disintegran 5 (2-5) 30 3.000
5 Sucralose Pemanis 0,1

(0,03-0,24)

0,6 60 g
6 Apple flavor Flavoring agent 0,5 3 300 g
7 Mg stearat Lubrikan 0,25

(0,25-5)

1,5 150 g
Total 100 600 60.000

 

 

BAB IV

PRODUKSI

4.1 Prosedur pembuatan

Prosedur pembuatan :

  1. Pirantel pamoat, mannitol, crospovidon, dan sukralosa diaduk dalam super mixer selama 10 menit
  2. Dibuat larutan pengikat PVP dalam etanol 95%.
  3. Larutan pengikat ditambahkan ke dalam campuran, terakhir ditambahkan larutan apple flavor dalam etanol 95% kemudian diaduk dalam super mixer selama 5 menit.
  4. Campuran (iii) kemudian diayak dengan oscillating granulator ayakan mesh no 10.
  5. Hasil ayakan dikeringkan dengan fluid bed dryer selama 10 menit sambil dilakukan pengujian in process control (IPC) untuk Moisture Content (MC).
  6. Hasil pengeringan kemudian diayak dengan oscillating granulator ayakan mesh no 12.
  7. Terakhir ditambahkan Mg stearat ke dalam massa granul.
  8. Campuran yang didapatkan kemudian di tabletasi dengan mesin pencetak tablet Rotary Tablet Compress.
  9. Tablet yang dihasilkan dimasukkan kedalam blister filling machine.
  10. Tablet dikemas dalam blister, tiap blister berisi 1 tablet kunyah pirantel pamoat.

4.2 Alur proses produksi

Timbang

BBO + bahan tambahan

Pencampuran Kering

Super Mixer

Homogenitas

Kebenaran BBO + bahan tambahan

Binder

& flavor

Granulasi

Oscilating Granulator

Pencampuran Basah

Super Mixer

Pengeringan

Fluid Bed Drying

Reduksi

Oscilating Granulator

Kadar Air

Kadar bahan aktif, sifat alir,

kompresibilitas

Lubrikan

Lubrikasi

v-mixer

Karantina

Pencetakan

Mesin Cetak Tablet

Produk Ruah

Karantina

Pengemas Primer

Blister/stripping Machine

Pengemas Sekunder

Karantina

Gudang

Distribusi

waktu hancur, keragaman bobot, keseragaman kandungan, kadar bahan aktif, disolusi

Uji kebocoran

Kebenaran dus, no batch, exp date, mfg date, HET

Kebenaran kemasan, no batch, exp date, isi dus, mfg date, HET

Gambar 4.1 Alur Proses Produksi

4.3 Pemeriksaan Produk Antara (In Process Control)

  1. a. Moisture content

Alat              : electronic moisture balance

Sampel         : 0,5-1 gram granul

Persyaratan   : kurang dari 2% (Banker dan Anderson, 1986)

  1. Kecepatan Alir dan Sudut Diam

Alat             : Corong gelas yang dipasang 10,0 ± 0,2 cm di atas bidang datar

Sampel        : 10-20 gram granul

Persyaratan  : Kecepatan alir > 10 gram/detik

Sudut diam < 30º

  1. Kompresibilitas

Alat             : Gelas Ukur 100 ml dan Tapping machine

Sampel        : 100 gram granul

Persyaratan : 5-15% dihitung dari

  1. Keseragaman kadar (sesuai prosedur International Pharmacopeia)

Alat              : KLT-densitometer

Sampel         : 12 gram granul (setara 20 tablet)

Persyaratan   : hasil yang diperoleh tidak kurang dari 90% dan tidak lebih dari 110% dari jumlah yang tercantum dalam etiket.

 

4.4 Pemeriksaan Produk Jadi

  1. Penampilan

Pemeriksaan meliputi bentuk, warna, rasa, diameter tablet.

 

  1. Keseragaman bobot (FI III, hal 6)

Alat              : timbangan

Sampel         : 20 tablet

Persyaratan   : dinyatakan dalam persen perbedaan tergantung dari berat rata-rata tablet.

Ditimbang 20 tablet, hitung bobot rata-rata tiap tablet. Untuk tablet dengan bobot rata-rata > 300 mg tidak boleh lebih dari dua tablet yang bobot rata-ratanya menyimpang atau lebih besar dari harga yang ditetapkan kolom A (5%) dan tidak satupun tablet yang bobot rata-ratanya lebih dari harga yang ditetapkan kolom B (10%)

 

Tabel IV.1 Persyaratan Keseragaman Bobot Tablet

Bobot Rata-rata Tablet (mg) PenyimpanganBobot Rata-rata dalam Tablet

( % )

A B
25 atau kurang 15 30
26 sampai dengan150 10 20
151 sampai dengan 300 7,5 15
Lebih dari 300 5 10

 

  1. Kekerasan

Alat              : hardness tester

Sampel         : 10 tablet

Persyaratan   : 4-8 kP

 

  1. Kerapuhan

Alat              : friability tester

Sampel         : 10 tablet

Persyaratan   : kurang dari 1%

 

  1. Waktu disintegrasi

Alat              : disintegration tester

Sampel         : 6 tablet

Persyaratan   : <15 menit

 

  1. Disolusi

Alat              : dissolution tester tipe 2 (dayung), media 0,1 N HCl, kecepatan pengadukan 50 rpm

Sampel         : 6 tablet

Persyaratan   : jumlah bahan aktif terlarut adalah 80% (15 menit)

 

 

  1. Keseragaman kandungan

Keseragaman kandungan dinyatakan memenuhi syarat bila pada pengujian kadar zat aktif pada rentang 90% -110% dari yang tertera pada etiket.

 

  1. Penampilan kemasan primer

Diamati secara visual meliputi bentuk, isi, dan kerekatan blister.

Kebocoran

Alat              : desikator (vacuum testing)

Sampel         : 2 blister

Penandaan

Diamati secara visual penandaan pada permukaan blister

 

  1. Penampilan kemasan sekunder

Diamati secara visual meliputi bentuk, kelengkapan isi, dan kerekatan kemasan sekunder.

 

  1. Penandaan

Diamati secara visual penandaan pada kemasan sekunder.

 


BAB V

PENGEMBANGAN METODE ANALISIS

5.1  Prosedur Analisis

Prosedur analisis penetapan kadar tablet pirantel pamoat adalah dengan metode KLT-densitometri : (International Pharmacopoiea, 2003)

1. Pembuatan fase gerak

Buat campuran etil asetat, metanol, dietilamin dengan perbandingan berturut-turut 20 : 5 : 1,5

2.   Sistem kromatografi

KLT dengan silika gel sebagai fase diam dan campuran etil asetat, metanol, dietilamin (20 : 5 : 1,5) sebagai fase gerak. Periksa kromatogram pada sinar UV (254 nm)

3. Penetapan kadar pirantel pamoat dengan KLT

Timbang dan serbukkan 20 tablet. Untuk sejumlah tablet yang mengandung 0,1 gram tambahkan 10 ml dioxan dan 10 ml ammonia (100g/l), dan kocok selama 10 menit. Encerkan dengan 100ml asam perklorat (~140 g/l), saring, buang filtrat pertama sebanyak 10 ml, dan pindahkan 5 ml filtrat berikutnya di 50 ml labu ukur. Encerkan dengan asam perklorat sampai tanda.

Pindahkan 25 ml ke corong pisah 250 ml, tambahkan 100 ml kloroform, kocok. Alirkan fase kloroform pada corong pisah kedua.

Ulangi ekstraksi fase air dengan 100 ml kloroform lagi, dan gabungkan fase kloroform pada corong pisah yang sama. Tambahkan 40 ml HCl (0,05 mol/l) pada fase kloroform tadi dan kocok.

Alirkan fase kloroform pada corong pisah ketiga dan ekstraksi lagi dengan 40 ml HCl (0,05 mol/l), buang fase kloroformnya. Gabungkan fase air pada 100 ml labu ukur, bilas corong pisah, masukkan dalam labu ukur dan encerkan dengan HCl (0,05 mol/l). Totolkan pada lempeng sebanyak 100  µl.

Ukur absorban dengan densitometer pada panjang gelombang 311 nm dibandingkan dengan blangko. Hitung persen kadar dari C11H14N2S,C23H16O6 dengan perbandingan pirantel pamoat standar, dengan cara yang sama dan pengujian secara bersamaan.

5.2   Verifikasi Metode

Berdasarkan prosedur analisis untuk metode uji yang diacu dari kompendia resmi, maka karakteristik validasi yang harus diuji adalah akurasi dan presisi (Badan POM, 2001). Jika karakteristik tersebut memenuhi kriteria penerimaan, maka metode analisis untuk penetapan kadar pirantel pamoat dinyatakan telah diverifikasi.

 

5.2.1 Akurasi

Akurasi merupakan kemampuan suatu metode analisis untuk memperoleh nilai yang sebenarnya (ketepatan pengukuran). Uji akurasi dilakukan dengan menambahkan analit (pirantel pamoat reference standard) dalam jumlah tertentu ke dalam produk.

Prosedur uji akurasi adalah :

  1. Penetapan kadar pirantel pamoat dalam sediaan tablet kunyah (yang berasal dari satu bets) minimal 3 kali menggunakan sampel berbeda yang masing-masing terdiri dari 10 tablet. Ditentukan berat rata-rata tablet dalam tiap sampel (w1, w2, w3 (mg)) serta kadar bahan aktifnya (a1, a2, a3 (mg per tablet)).
  2. Ditambahkan sejumlah tertentu analit sebanyak 2,5 g (250 mg ´ 10 tablet) ke dalam 3 sampel berbeda, yang masing-masing berupa 10 tablet yang telah diserbukkan. Selanjutnya disebut campuran c1, c2, c3. Kadar 250 mg tersebut merupakan kandungan bahan aktif pirantel pamoat sesuai label.
  3. Ditimbang 3 replikasi dari serangkaian 3 sampel (dibuat dengan menggunakan campuran c1, c2 dan c3) yang masing-masing sampel tersebut mengandung 80%, 100% dan 120% dari klaim label, sesuai tabel di bawah ini:

Tabel V.1 Daftar Klaim Label

No. Berat rata-rata

campuran c1 ditimbang setara dengan :

 

Berat rata-rata

campuran c2 ditimbang setara dengan :

Berat rata-rata

Campuran c3 ditimbang

setara dengan :

1 80% dari klaim label 80% dari klaim label 80% dari klaim label
2 100% dari klaim label 100% dari klaim label 100% dari klaim label
3 120% dari klaim label 120% dari klaim label 120% dari klaim label
  1. Pembuatan larutan baku pembanding pirantel pamoat sesuai prosedur seperti pada penetapan kadar pirantel pamoat
  2. Penetapan kadar pirantel pamoat untuk masing-masing sampel tersebut di atas mengacu pada prosedur penetapan kadar pirantel pamoat
  3. Perhitungan Recovery (%R) :

× 100%

%R =

Ca – Cb

Cc

Ca =    konsentrasi pirantel pamoat dalam tablet + standar pirantel pamoat

Cb =    konsentrasi pirantel pamoat dalam tablet

Cc =    konsentrasi standar pirantel pamoat

Kriteria penerimaan : recovery 98 – 102%.

 

5.2.2  Presisi

Uji presisi bertujuan untuk mengetahui kedekatan dari suatu seri pengukuran yang diperoleh dari sampel yang homogen. Uji dilakukan dengan menetapkan kadar pirantel pamoat dalam sediaan tablet kunyah pirantel pamoat sebanyak 6 kali replikasi pada 1 konsentrasi yang sama, dengan metode analisis tablet pirantel pamoat dalam International Pharmacopoiea.

Kriteria penerimaan : simpangan baku relatif (SBR) tidak lebih dari 2,0%.


BAB VI

UJI STABILITAS

6.1 Tujuan

Uji stabilitas dilakukan untuk menentukan shelf life produk dan petunjuk penyimpanan pada label suatu produk, yang dikemas dalam bahan pengemas spesifik serta disimpan pada kondisi dan waktu penyimpanan yang telah ditentukan. Dalam rangka penjaminan kualitas, keamanan serta efektivitas suatu produk.

 

6.2 Pelaksanaan

Uji stabilitas yang dilakukan terdiri atas 2 macam, yaitu :

a.      Real Time

Sediaan disimpan pada suhu tertentu dan kelembaban tertentu (suhu : 30 0C ± 2 0C, RH : 75% ± 5% ; Time Point : 0, 3, 6, 9, 12, 18, 24 bulan dan selanjutnya dilakukan tes setahun sekali sampai batas shelf-life time. Minimal dilakukan 3 bets produksi.

b.      Accelerated test (tes dipercepat)

Accelerated test dilakukan pada suhu tertentu dan kelembaban tertentu (Suhu : 40 0C ± 2 0C ; RH : 75% ± 5% ; Time Point : 0, 3, 6 bulan). Minimal dilakukan 3 bets produksi.

 

6.2.1  Rencana Pengambilan Sampel

Pirantel pamoat dikemas dalam PVC blister, 20 blister dikemas dalam box karton dan disimpan pada kondisi penyimpanan berikut :

 

Tabel VI.2 Rencana Pengambilan Sampel

Kondisi Penyimpanan Interval sampling
Real time

30oC/75% RH

Bulan ke 0, 3, 6, 9, 12, 18, 24 bulan dan selanjutnya dilakukan tes setahun sekali sampai batas shelf-life time. Minimal dilakukan 3 bets produksi
Accelerated

40oC/75% RH

Bulan ke 0, 3, 6

6.2.2 Tes yang Dilakukan

Departemen QA/QC bertanggung jawab dalam penyimpanan dan melakukan pengujian pada sampel dengan menggunakan kondisi penyimpanan dan metode pengujian yang telah tervalidasi. Sampel diambil dari tempat penyimpanan sesuai dengan periode tanggal yang telah dijadwalkan dan menjaga kondisi suhu sediaan tidak melebihi 5 oC dari suhu penyimpanan sampai analisis dilakukan. Hasil pengujian sebaiknya disimpulkan tidak lebih dari 4 minggu setelah sampel keluar dari tempat penyimpanan.

Pengujian yang dilakukan selama uji stabilitas, antara lain :

  1. Tes fisik

-          Penampilan fisik : warna, bau dan rasa

-          Bobot rata-rata

-          Disolusi

-          Waktu disintegrasi

-          Kekerasan

-          Kerapuhan

-          Kandungan lengas (MC)

  1. Kandungan :

-          Pirantel pamoat

c.   Produk degradasi : -

 


BAB VII

KEMASAN

7.1 Definisi

Pengemasan adalah seni dan teknologi dari suatu kegiatan atau proses perlindungan produk selama distribusi, saat penyimpanan, penjualan, sampai dengan produk digunakan. Pengemasan menggunakan media yang disebut kemasan. Proses pengemasan meliputi kegiatan merancang kemasan, evaluasi kemasan, dan produksi kemasan (Soroka, 2002). Pada industri farmasi, kegiatan pengemasan sutu produk obat merupakan tahap penting yang tidak luput dari proses evaluasi demi menjaga kualitas produk.

 

7.2 Tipe Kemasan

Pada industri farmasi, penggunaan kemasan merupakan suatu hal yang mutlak untuk dapat menjaga stabilitas, mutu fisik obat, dan sebagai sarana pengenalan produk kepada masyarakat. Dikenal ada tiga (3) macam kemasan (Gibson, 2001) :

  1. Kemasan Primer (Immediate Container)

Kemasan primer adalah kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk. Kemasan primer yang digunakan haruslah yang inert, tidak mudah sobek/bocor, serta aseptabel bagi konsumen. Diperlukan optimasi dan evaluasi menyeluruh terhadap material kemasan primer mengingat pentingnya fungsi dari kemasan primer. Kemasan primer dapat terbuat dari plastic (polymer), kaca, dan aluminium foil.

  1. Kemasan Sekunder (Secondary Container)

Kemasan sekunder adalah kemasan di luar kemasan primer (inner box). Dapat terbuat dari karton dupleks. Pada kemasan sekunder tercantum informasi mengenai produk, meliputi tanggal kadaluarsa, pabrik pembuat/logo pabrik, tanggal pembuatan, HET, indikasi, nomer registrasi produk, nomer bets, aturan pakai, dan petunjuk penyimpanan produk.

 

 

  1. Kemasan tersier (Tertiary Container)

Kemasan tersier adalah kemasan yang berada paling luar. Kemasan tersier di buat untuk memudahkan distribusi (dalam jumlah banyak), memudahkan penyimpanan, dan dapat juga sebagai pelindung pertama terhadap faktor eksternal yang mungkin dapat terjadi terhadap produk.

 

7.3   Kemasan Tablet Kunyah Wormie

7.3.1 Kemasan Primer

Kemasan primer yang akan digunakan pada produk tablet kunyah pirantel pamoat 250 mg dengan nama dagang Wormie adalah tipe PVC (Polivinyl chloride) sehingga memudahkan dalam proses blistering saat pengemasan. Kemasan plastic tipe PVC memiliki keunggulan antara lain, dapat tahan pemanasan antara 70 – 180?C, tahan terhadap pelarut organik dan dari senyawa kimia lain, daya absorbsi air yang rendah, dan tidak mudah terbakar. Tipe PVC juga tidak berbau dan berasa (Giles, R.L and Pecina R.W., 1980).

Gambar 7.1 Kemasan Primer Blister Pirantel pamoat chewable

 

7.3.2  Kemasan Sekunder

Kemasan sekunder yang akan digunakan pada produk tablet kunyah pirantel pamoat 250 mg dengan nama dagang Wormie adalah katon dupleks. Keunggulannya adalah lebih tebal, kuat dan tidak mudah rusak oleh tekanan.

Kemasan sekunder pada produk tablet kunyah Wormie merupakan kemasan dengan desain menarik, attractive dan ergonomis tanpa menghilangkan fungsi utama dari kemasan sekunder.

 

Gambar 7.2 Kemasan Sekunder tablet kunyah Wormie

7.3.3 Kemasan Tersier

Kemasan tersier yang akan digunakan pada produk tablet kunyah Pirantel pamoat 250 mg dengan nama dagang Wormie adalah kemasan karton / kardus. Kemasan tersier berfungsi untuk memudahkan dan mengamankan produk saat distribusi dan penyimpanan.

 

7.4 Leaflet / Brosur

Leaflet atau brosur adalah keterangan tertulis dari produsen terhadap produk yang berisikan kandungan bahan aktif produk; farmakologi bahan aktif; indikasi; aturan pakai; efek samping; peringatan; cara penyimpanan; serta identitas produsen.

Leaflet atau brosur Wormie :

 

 

 

 

 

 

 

Chewable

Wormie adalah obat untuk mengatasi cacingan

 

KOMPOSISI

Tiap 1 tablet kunyah mengandung 250 mg pirantel pamoat.

 

INDIKASI

Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih pada orang dewasa dan anak-anak.

Jenis cacing tersebut adalah :

  1. Cacing kremi (Enterobius vermicularis)
  2. Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
  3. Cacing tambang (Ancylostoma duodenale)
  4. Cacing tambang (Necator americanus)
  5. Cacing Trichostrongylus colubriformis dan Trichostrongylus orientalis

 

CARA PENGGUNAAN

Tablet dikunyah atau ditelan langsung

MEKANISME KERJA

Pirantel pamoat melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler dan mengeluarkannya dari dalam tubuh biasanya tanpa memerlukan pencahar.

PERINGATAN DAN PERHATIAN

Sebaiknya hindarkan penggunaan wormie semasa hamil dan anak dibawah usia 2 tahun karena keamanan penggunaannya belum diteliti/banyak diketahui. Penggunaan combantrin bagi penderita gangguan hati sebaiknya berhati-hati. Pemberian dengan piperazin dapat menyebabkan efek antagonis.

 

EFEK SAMPING

anoreksia (nafsu makan hilang), mual, muntah, diare, sakit kepala, pusing, menagntuk dan merah-merah pada kulit, keringat dingin, berkeringat, pruritus, urtikaria

 

CARA PENYIMPANAN

Simpan di tempat sejuk dan kering.

 

DOSIS

2-6 tahun                 : ½ – 1 tablet

6-12 tahun               : 1 – 1½ tablet

>12 tahun / Dewasa                : 1½ – 2 tablet

 

PT. Barokah Jaya

Sidoarjo-Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

wf

 

 

 

 

Gambar 8.4 Leaflet / Brosur ODT Cimodin

 

Gambar 7.3 Leaflet atau brosur pirantel pamoat tablet kunyah


BAB VIII

STUDI BIOEKIVALENSI

 

Badan Pengawas Obat dan Makanan berkewajiban untuk menilai semua produk obat sebelum dipasarkan, memberikan izin pemasaran, dan selanjutnya melakukan pengawasan terhadap produk obat tersebut setelah dipasarkan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa produk obat tersebut memenuhi standar efikasi, keamanan dan mutu yang dibutuhkan.

Studi bioavailabilitas bioekivalensi (BA-BE) bertujuan untuk menjamin efikasi, keamanan, penjaminan mutu produk obat yang beredar dan untuk penjaminan produk obat copy yang akan mendapat izin edar bioekivalen dengan produk obat inovatornya.

Bioavailabilitas (ketersediaan hayati) adalah persentase dan kecepatan zat aktif dalam suatu produk obat yang mencapai atau tersedia dalam sirkulasi sistemik dalam bentuk utuh atau aktif setelah pemberian produk obat tersebut, diukur dari kadarnya dalam darah terhadap waktu atau dari ekskresinya dalam urin. Dua produk obat dinyatakan bioekivalen jika keduanya mempunyai ekivalensi farmasetik (keduanya mengandung zat aktif yang sama dalam jumlah yang sama dan bentuk sediaan yang sama) atau merupakan alternatif farmasetik (mengandung zat aktif yang sama tetapi berbeda dalam bentuk kimia (garam, ester, dsb) atau bentuk sediaan atau kekuatan). Pada pemberian dengan dosis yang sama akan menghasilkan bioavailabilitas yang sebanding sehingga efeknya akan sama dalam hal efikasi (khasiat) maupun keamanan.

Produk obat copy adalah produk obat yang mempunyai ekivalensi farmasetik atau merupakan alternatif farmasetik dengan produk obat inovator atau pembandingnya, yang dipasarkan dengan nama generik atau dengan nama dagang. Sediaan tablet kunyah pirantel pamoat ini termasuk obat copy yang dipasarkan dengan nama dagang. Salah satu produk inovatornya adalah Combantrin® dari produsen Pfizer.

Pirantel pamoat merupakan obat yang tidak diinginkan absorpsinya pada tubuh, bioekivalensi obat tersebut pada umumnya tidak dapat diukur dari uji bioavailabilitas sistemik. Namun studi ini tetap dilakukan untuk mengukur perbandingan peningkatan toksisitasnya terhadap produk inovator (Fasanmade et al., 1994).

 

Rancangan studi BA-BE dari tablet kunyah pirantel pamoat 250 mg :

Tujuan studi    :  membandingkan bioavailabilitas produk obat dengan produk innovator yaitu Combantrin®.

Desain studi    : Open-label, single-dose, studi menyilang 2-way (2 periode untuk pemberian 2 produk obat pada setiap subyek). Pemberian produk obat yang pertama dilakukan secara acak. Pemberian obat kedua diberikan lebih dari 5´ waktu paruh obat.

Subyek            :  Dipilih secara acak dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang jelas. Jumlah subyek adalah 24 orang laki-laki dan wanita sehat, tidak merokok, usia 18-55 tahun. Kondisi studi harus dibakukan untuk mengurangi variabilitas berbagai faktor yang terlibat kecuali produk yang diuji.

Pengambilan sampel             :  Diambil 12-18 sampel plasma yaitu 1 sampel sebelum obat diminum (t0), 2-3 sampel sebelum Cmax, 4-6 sampel sekitar Cmax, dan 5-8 sampel setelah Cmax, sampai sedikitnya 3 atau lebih t1/2.

Metode bioanalisis               :  penetapan kadar dilakukan menggunakan metode yang tervalidasi sesuai validasi metode bioanalisis dari US FDA untuk industri.

Parameter bioavailabilitas    : Cmax, tmax, AUCt, dan AUC?

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB IX

REGISTRASI

Registrasi adalah prosedur pendaftaran dan evaluasi obat untuk mendapat Nomor Izin Edar (NIE). Nomor Izin Edar merupakan bentuk persetujuan registrasi obat untuk dapat diedarkan di suatu wilayah (negara) tertentu.

Proses registrasi obat diajukan oleh pendaftar (industri farmasi) kepada Kepala Badan POM, dengan menggunakan formulir registrasi. Registrasi dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pra-registrasi dan registrasi. Tahap pra-registrasi bertujuan untuk mempertimbangkan jalur evaluasi dan kelengkapan dokumen registrasi obat. Tahap registrasi dilakukan dengan menyerahkan berkas registrasi dengan mengisi formulir registrasi disertai bukti pembayaran biaya evaluasi dan pendaftaran, dan hasil pra-registrasi. Data dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penilaian dan pengujian dalam rangka registrasi obat dijaga kerahasiaannya oleh Kepala Badan POM.

 

9.1 Pra-registrasi

Pra-registrasi adalah prosedur registrasi yang dilakukan untuk mempertimbangkan penetapan jalur evaluasi dan kelengkapan dokumen registrasi obat untuk kategori 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 serta pengajuan nama (merk) obat, baik nama generik maupun nama dagang. Sediaan tablet kunyah pirantel pamoat yang dikembangkan dalam hal ini termasuk produk obat jadi “me too” dengan nama dagang (kategori 4). Pengajuan pra-registrasi disertai dengan penyerahan dokumen pra-registrasi dan dilengkapi dengan bukti penulusuran nama obat.

Dokumen pra-registrasi yang diperlukan untuk pengembangan produk tablet kunyah pirantel pamoat ini terdiri dari :

-          Dokumen Teknis

-       Dokumen Administratif

 

 

 

9.2 Registrasi

Pengajuan registrasi dilakukan dengan menyerahkan berkas HPR (Hasil Pra-Registrasi) dan dengan mengisi formulir registras disertai bukti pembayaran biaya evaluasi dan pendaftaran. Formulir registrasi atau disket disediakan oleh Direktorat Penilaian Obat dan Produk Biologi. Pendaftar diwajibkan membayar biaya evaluasi. Biaya evaluasi sesuai dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk keperluan evaluasi mutu, pendaftar harus menyerahkan contoh obat untuk tiga kali pengujian dan bahan baku pembanding sesuai spesifikasi dan metode pengujian zat aktif dan obat dimaksud. Pengecualian untuk obat copy, penyerahan obat dan bahan baku pembanding adalah apabila diperlukan. Pelaksanaan penyerahan contoh dan bahan baku obat akan ditetapkan tersendiri oleh Kepala Badan POM.

 

9.3 Berkas Registrasi

Berkas registrasi terdiri atas formulir registrasi dengan dokumen administratif dan dokumen penunjang. Dokumen administratif merupakan yang harus dilengkapi untuk registrasi obat. Dokumen penunjang terdiri dari dokumen mutu dan teknologi untuk menjamin mutu; dokumen uji pre klinik yang menggambarkan farmakodinamik, farmakokinetik maupun toksisitas yang aman, sebelum diuji coba pada manusia dan matriks laporan uji klinik; dan dokumen uji klinik harus dapat membuktikan efikasi dan keamanan obat jadi secara meyakinkan dan matriks laporan uji klinik.

Formulir registrasi harus dilengkapi dengan rancangan kemasan yang meliputi etiket, dus/bungkus luar, strip/blister, catch cover, yang merupakan rancangan kemasan obat yang akan diedarkan dan dapat dilengkapi dengan rancangan warna dan brosur yang merupakan informasi mengenai obat.

Informasi minimal yang harus dicantumkan pada rancangan kemasan sesuai dengan Lampiran 14 Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK.00.05.3.1950 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat. Informasi minimal yang harus dicantumkan dalam brosur adalah sesuai dengan Lampiran 15 Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK.00.05.3.1950 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat.

Untuk registrasi baru, berkas yang diserahkan terdiri dari disket yang telah diisi sesuai data pada Formulir A, Formulir B1, Formulir B2, Formulir B3, Formulir B4, Formulir C1, Formulir C2, Formulir C3, Formulir D dan dokumen penunjang registrasi baru utuk masing-masing kategori sesuai Lampiran 16 Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK.00.05.3.1950 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat. Berkas registrasi obat copy dengan zat aktif yang telah ada Standar Informasi Elektronik (STINEL), terdiri atas disket yang telah diisi sesuai data pada Formulir A, Formulir B2 1-13, serta berkas Formulir A, Formulir B1, Formulir B2 14, Formulir B3, Formulir B4, Formulir C1, dan Formulir D. Berkas registrasi obat copy dengan zat aktif yang belum ada STINEL terdiri atas disket yang telah diisi sesuai data pada Formulir A, serta berkas Formulir A, Formulir B1, Formulir B2, Formulir B3, Formulir C1, dan Formulir D. Untuk registrasi variasi, berkas yang diserahkan terdiri atas disket yang telah diisi sesuai data pada Formulir dan dokumen penunjang registrasi variasi untuk masing-masing kategori.

 

9.4 Pengisian Formulir

Pengisian formulir registrasi dan dokumen registrasi mengikuti ketentuan sebagai berikut: pengisian formulir registrasi harus menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris; dokumen registrasi dapat menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris; penandaan obat bebas/bebas terbatas harus menggunakan bahasa Indonesia; penandaan obat khusus ekspor sekurang-kurangnya menggunakan bahasa Inggris. Pedoman pengisian formulir registrasi sesuai Lampiran 19 sedangkan dalam pengisian formulir registrasi penulisan zat aktif dan zat tambahan sesuai dengan Lampiran 20 Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK.00.05.3.1950 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat

BAB X

PEMBAHASAN

Pirantel Pamoat adalah obat yang berkhasiat sebagai antelmintik dan sangat efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih di usus. Pirantel pamoat bekerja dengan cara menimbulkan depolarisasi pada otot cacing sehingga terjadi pelepasan asetilkolin dan penghambatan kolinesterase yang menyebabkan pelumpuhan cacing-cacing, yang diikuti dengan pembuangan dari saluran intestinal manusia. Absorpsi pirantel pamoat sangat sedikit melalui usus namun sifat ini justru memperkuat efeknya yang selektif pada cacing. Penderita penyakit ini pada umumnya adalah anak-anak sehingga aseptabilitas bentuk sediaan obat ini perlu diutamakan. Salah satu bentuk sediaan yang bisa digunakan adalah tablet kunyah (chewable). Tablet kunyah adalah tablet yang penggunaannya dikunyah, memberikan residu dengan rasa enak dalam rongga mulut, mudah ditelan dan tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak. Selain dapat meningkatkan compliance pada anak-anak, tablet kunyah juga dapat mempercepat pelepasan obat menuju saluran pencernaan, sehingga diharapkan pemilihan bentuk sediaan tablet kunyah ini dapat mengoptimalkan efektifitas penggunaan pirantel pamoat pada anak-anak.

Secara umum, metode pembuatan tablet terdiri dari 3 macam yaitu granulasi basah, granulasi kering, dan cetak langsung. Ketiga metode ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Pembuatan tablet dengan metode granulasi basah digunakan untuk bahan obat dengan dosis besar yang memiliki kompaktibilitas dan sifat alir yang jelek. Pelarut yang digunakan dalam proses granulasi basah dapat menggunakan aquadest maupun non aquadest, tergantung dari kestabilan bahan obat. Sedangkan metode granulasi kering digunakan untuk bahan obat yang memiliki sifat alir yang jelek namun kompaktibilitas baik. Dalam metode granulasi kering, massa tablet dibentuk menjadi slug terlebih dahulu dengan bentuk dan ukuran seragam sehingga dapat memperbaiki sifat alirnya. Metode ini juga digunakan untuk bahan obat yang tidak stabil terhadap pelarut maupun panas. Apabila bahan obat tidak memiliki masalah dalam sifat alir dan kompaktibilitas maka dapat dipilih metode yang terakhir yaitu cetak langsung.

Tablet kunyah pirantel pamoat dalam makalah ini dibuat dengan cara dikempa menggunakan metode granulasi basah. Dipilih metode granulasi basah karena pirantel pamoat adalah bahan obat dengan dosis besar dan tidak memiliki kompaktibilitas maupun sifat alir yang baik. Metode ini memiliki berbagai keuntungan, yaitu dapat meningkatkan kohesivitas tablet dan kompaktibilitas bahan, distribusi bahan obat lebih homogen, kemungkinan segregasi kecil, dan dapat memperbaiki sifat alir campuran bahan obat.

Massa granul yang terbentuk pada granulasi basah adalah massa yang lembab (bukan basah), maka pelarut yang ditambahkan tidak boleh berlebihan. Larutan ini harus bisa terdispersi dengan mudah ke dalam campuran serbuk karena memegang peranan penting pada pembentukan granul dan kekuatan granul yang terbentuk. Lamanya waktu granulasi dan kecepatan pengadukan merupakan parameter kritis yang perlu dioptimasi. Pengayakan basah bertujuan agar granul lebih terkonsolidasi dan mningkatkan luas permukaan untuk memudahkan proses pengeringan. Gumpalan granul dilewatkan oscillating granulator yang dilengkapi dengan pengayak. Proses pengeringan dilakukan untuk menghilangkan pelarut yang dipakai pada pembentukan massa granul dan mengurangi kelembaban sampai pada tingkat yang optimum. Setelah pengeringan, dilakukan pengayakan granul kering untuk memperoleh ukuran partikel yang sesuai sehingga granul memiliki kemampuan mengalir yang baik.

Pada proses pencampuran Mg stearat perlu diperhatikan lama waktu pencampuran (maksimum 5 menit) karena Mg stearat bersifat hidrofobik sehingga pada pencampuran yang lebih lama menyebabkan campuran lebih banyak terlapisi Mg stearat dan menyebabkan kenaikan waktu disintegrasi. Selama proses produksi hingga produk akhir selesai, perlu dilakukan kontrol kualitas untuk menjamin bahwa kualitas tablet kunyah pirantel pamoat yang dibuat telah sesuai dengan persyaratan dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Selama proses pembuatan, kontrol kualitas yang dilakukan meliputi  keseragaman kadar, moisture content, kemampuan alir, dan kompresibilitas. Sedangkan pada produk akhir dilakukan kontrol kualitas yang meliputi pemeriksaan visual tablet, keseragaman bobot tablet, kekerasan tablet, kerapuhan tablet, uji disolusi, uji waktu hancur, dan keseragaman kandungan tablet. Untuk uji disolusi dan waktu hancur pada tablet kunyah tidak dipersyaratkan tetapi tetap dilakukan sebagai kontrol waktu yang diperlukan untuk tablet tersebut hancur dan terdisolusi apabila tablet langsung ditelan. Prosedur analisis penetapan kadar yang digunakan adalah metode uji yang mengacu pada kompendia resmi, maka karakteristik validasi yang harus diuji adalah akurasi dan presisi (Badan POM, 2006). Akurasi dilakukan pada 3 konsentrasi dengan masing-masing 3 kali replikasi. Presisi dilakukan 6 kali replikasi penyuntikkan pada 1 konsentrasi sampel.

Berkaitan dengan efek terapi, maka perlu dilakukan uji stabilitas untuk menjamin bahwa pirantel pamoat tetap stabil dalam jangka waktu tertentu serta menentukan batas kadaluarsa sediaan. Uji stabilitas dilakukan selama 6 bulan yaitu pada bulan ke 0, 3, dan 6 untuk accelerated test (Badan POM, 2006). Sedangkan untuk real time test dilakukan selama jangka waktu tertentu sampai batas shelf life time. Penjaminan keseragaman kualitas, efikasi, dan keamanan merupakan hal yang penting dalam pengembangan produk. Penjaminan efikasi dan keamanan ini dapat dilakukan dengan studi bioavailabilitas bioekivalensi (BA-BE). Data uji stabilitas dan uji BA-BE akan diperlukan saat registrasi sediaan obat.

Pentingnya registrasi obat adalah untuk mendapat izin edar dari Badan POM RI. Dalam pengembangan sediaan ini termasuk obat copy di mana obat copy atau obat jadi sejenis adalah obat yang mengandung zat aktif sama dengan obat yang sudah terdaftar. Nomor registrasi dan izin edar ini merupakan wujud penjaminan bahwa sediaan yang dibuat telah memenuhi kriteria efikasi, khasiat, keamanan, serta mutu yang memenuhi sehingga layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

 

 

 


BAB XI

KESIMPULAN

Kesimpulan

Pirantel pamoat dapat dikembangkan dalam bentuk sediaan Chewable Tablet (tablet kunyah) sehingga diharapkan dapat meningkatkan compliance pasien terutama pada anak-anak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

 

 

American Pharmaceutical Assosiation, 2007, The United States Pharmacopeia/ The National Formulary (USP 30/NF 25), Rockville: The United States Pharmacopeial Convention, Inc.

 

Banker, G.S., Anderson, N.R., 1986. Tablet, In : Lachman, L., Liebermann, H.A., Kanig, J.L. (Eds.), Teori dan Praktik Farmasi Industri, Edisi ketiga, Volume 2, Jakarta: Universitas Indonesia Press.

 

BPOM. 2003. Surat Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat dan Makanan.

 

Committee on Food Chemical Codex, 2004. Food Chemical Codex, 5th Ed., Washington D.C. : The National Academies Press

 

Departemen Kesehatan RI, 1995. Farmakope Indonesia, Edisi IV, Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

 

Fasanmade, A.A., Akanni, A.O., Olaniyi, A.A., Tayo, F., 1994. Bioequivalence of Pyrantel Pamoate Dosage Forms in Healthy Human Subjects, Nigeria : Biopharm Drug Dispos.

 

Gunawan, 2007. Farmakologi dan Terapi, Edisi kelima, Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

 

Kepmenkes no.424/MENKES/SK/VI/2006 tentang Pedoman Pengendalian Cacingan

 

Kathiresan, K., Vijin, P., Moorthi, C., Manavalan, R., 2010. Formulation and Evaluation of Loratadin Chewable Tablets, Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences.

 

Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor: HK.00.05.3.1950 Tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat.

 

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor: HK.00.05.3.1818 Tentang Pedoman Uji Bioekivalensi.

 

Priyambodo, Bambang, 2007, Manajemen Farmasi Industri, Edisi kesatu, Yogyakarta: Global Pustaka Utama.

 

Rowe, R. C., Sheskey, P. J., Weller, P. J., 2006, Handbook of Pharmaceutical Excipients, 4th Ed., London: The Pharmaceutical Press and The American Pharmaceutical Association.

 

Soekardjo, B., Siswandono,2008. Kimia Medisinal, Edisi kedua, Surabaya : Airlangga University Press.

 

Stoltenberg, I., Winzenburg, G., Breitkreutz, J., 2011, Solid Oral Dosage Form for Children-formulations, excipients, and acceptance issues, European Industrial Pharmacy.

 

Summers, M., Aulton, M., 1988, Granulation, In: Aulton, M.E. (Ed.), Pharmaceutics: The Science of Dosage Form Design, 2nd Ed

 

Sweetman, 2009, Martindale The Complete Drug Reference, 36th Ed., London: The Pharmaceutical Press.

 

Tim Revisi CPOB, 2006, Petunjuk Operasional Penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik, Edisi 2006, Jakarta : Badan Pengawas Obat dan Makanan.

 

WHO, 2003. The International Pharmacopoiea, 3rd Ed., Geneva

 

MAU TURUN BERAT BADAN DENGAN CEPAT 5-20 KG DALAM 20 HARI ?

Adalah sebuah Program detoksifikasi atau pembuangan toksin dalam tubuh yang dilakukan selama 20 - 40 hari dan berefek pada turun berat badan atau mendapatkan berat badan ideal

KAMI TELAH MEMBUKTIKAN SENDIRI!

haris

Turun 27 Kg dalam 20 hari, 42 Kg dalam 40 Hari, dan 57 Kg dalam waktu 120 Hari

 

slider-9

Turun 16 Kg, dalam 20 Hari, Bebas Sakit kepala dan badan jadi segar

 

Ronni Waluya Testi Smart Detox

Ronny Waluya Presenter, MC, Singer Turun 8 Kg

ibu Mia

Ibu Mia Sutanto Ketua AIMI

yang baru saja terpilih sebagai Her World Most Powerful Woman 2013

 

MARI MENGENAL PROGRAM SMART DETOX LEBIH LANJUT!

Coba Jawab Pertanyaan dibawah ini:

Apakah Anda kelebihan berat badan dan sering makan berlebihan?

Apakah Anda Susah BAB dan punya masalah dengan pencernaan lain?

Apakah Anda mudah lelah dan kurang bugar?

Apakah Anda sering sakit kepala atau sakit di bagian tubuh lain?

Apakan Anda menderita alergi makanan dan alergi lingkungan?

Apakah Anda gemar makan fast food dan makanan yang digoreng?

Apakah Anda Sering minum Obat-Obatan kimia?

Apakah Anda punya gejala diabetes dan hipertensi

Apakah Anda Merokok?

Apakah Anda Jarang Olah Raga?

Apakah Anda Jarang Makan Sayuran dan buah-buahan?

Apakah Anda sering Kencing?

Apakah Anda sering kesemutan pada tangan dan kaki?

 

Jika Ternyata Jawabannya YA...

MAKA ANDA HARUS SEGERA MEMBERSIHKAN DIRI DENGAN DETOXSIFIKASI

DETOXSIFIKASI atau DETOX adalah suatu metode alternatif untuk membersihkan racun di seluruh organ tubuh dengan cara menyeimbangkan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Dengan Nutrisi yang cukup, tubuh akan memiliki kemampuan untuk melakukan metabolisme dan membersihkan racun didalam tubuh. DETOXSIFIKASI juga akan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat sejenak dan mengurangi kerja ekstra mencerna makanan. Setelah tubuh menerima proses detox, tubuh akan kembali normal dan mengeluarkan racun dari makanan dan lingkungan kita.

Apabila Racun menumpuk ditubuh kita makan akan menimbulkan penyakit seperti ini:

 

akibat penumpukan toksinBerbagai Macam Penyakit Karena Penumpukan Toksin

  rokok

Kondisi Paru-Paru karena penumpukan toksin baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif

Fakta Yang Sangat Mengejutkan!!

bahaya makanan berlemak * Serangan jantung (Pembunuh No. 1 di Indonesia) Bagaimana ini bisa terjadi? Ketika dinding pembuluh darah yang menuju ke jantung tersumbat oleh plak-plak dan darah beku Apa gejalanya ? - Terasa tertekan pada daerah dada - Berkeringat & Napas pendek - Sakit pada daerah dada sebelah kiri - dll Celakanya! banyak kasus sakit jantung bahkan tidak memiliki gejala apapun! (Masih ingat Artis Ricky Jo & Adjie Massaid?)

Agar tubuh Anda selalu sehat, Organ-organ yang harus di detox:

DETOX your body  

SOLUSI DARI SEMUA ITU, SMART DETOX

Produk Smart Detox  

Apa Itu Smart Detox? Program dahsyat ini adalah program untuk membuang habis racun/toksin yang ada dalam tubuh kita dan dijalankan selama 20-40 hari. Program ini bisa dilakukan oleh siapa saja lho dan tentunya bisa dilakukan untuk berbagai kalangan umur (Program ini bisa dijalanjan oleh ibu menyusui). Hasil detox yang dikeluarkan oleh tubuh ini berupa lemak, cairan, minyak. Eits, dan ngga ketinggalan, Program Smart Detox ini 100% aman bagi kita dan halal pastinya.

8 Organ Penting Yang di Detox Oleh Program Ini :

1. Jantung

2. Paru-Paru

3. Darah (Pembuluh Darah)

4. Hati

5. Ginjal

6.Usus besar

7. Tulang

8. Otot

 

Apa yang dihasilkan dari detoksifikasi dengan Smartdetox?

1. Tubuh terbebas dari toksin yang menumpuk Toksin yang menumpuk dalam tubuh sangatlah berbahaya, Jika dibiarkan akan menimbulkan berbagai penyakit seperti dabetes, serangan jantung, Kolesterol, Hipertensi, dan masih banyak lagi yang lain. 2. Jalan Keluar untuk para PEROKOK Semua orang tahu bahwa rokok adalah racun, namun masih saja sulit untuk berhenti. Apakah Anda atau ada keluarga anda yang merokok?? Smart Detox adalah Solusinya, jantung dan paru-paru akan didetox/dibersihkan hingga mengurangi dampak dari rokok. 3. Jalan Keluar untuk yang tidak suka sayur dan buah Sayur dan buah sangat diperlukan untuk memenuhi nutrisi didalam tubuh Smart Detox memenuhi semua kebutuhan nutrisi tubuh sehingga membuat tubuh anda tetap sehat 4. Jalan keluar bagi kesuburan dan Meningkatkan gairah seksual Smart detox dapat meningkatkan ketersediaan testosteron untuk meningkatkan aliran darah ke daerah genital pada pria maupun wanita, peningkatan jumlah sperma dan motalitas, sehingga dapat meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan sensitifitas pada laki-laki dan perempuan. 5. Anti Kanker Salah satu akibat dari penumpukan toksin didalam organ tubuh menjadi penyakit kanker, dengan Smartdetox akan membuant toksin sekaligus mencegah dan membunuh sel-sel kanker yang akan timbul di dalam tubuh. 6. Mendapatkan berat badan Ideal Dengan detoksifikasi bukan sekedar langsing saja yang didapat tetapi tubuh menjadi proporsional, jadi proses pembuangan toksin dari dalam tubuh Smartdetox bukan hanya membuat yang gemuk menjadi lebih langsing tetapi juga membuat yang kurus menjadi lebih berisi atau lebih ideal. Smart Detox Membuang lemak jahat, cairan, minyak dan membuang racun-racun yang menjadi sumber penyakit dan obesitas. 7. Meningkatkan Vitalitas Energi dala tubuh akan selalu terjaga dari pagi hingga malam, karena dengan Smart Detox memperbaiki sel yang rusak, memperlancar peredaran darah, dan memeperbaiki proses metabolisme energi di dalam tubuh. 8. Regenerasi Sel dan Anti Aging Proses Penuaan dini diakibatkan karena banyak sel-sel yang mati, banyak faktor yang mempengaruhi seperti makanan yang kita makan, gaya hidup, maupun kondisi lingkungan Smartdetox membantu regenerasi sel-sel yang rusak menjadi normal kembali Sehingga wajah anda semakin Cerah, bebas bau mulut, dan bebas bau badan. Smart Detox juga m emperbaiki sel-sel pembakar lemak, sehingga setelah program detoks, pembakaran lemak dalam tubuh akan maksimal dan cepat. 9. Mencegah Penyakit Stroke dan Jantung Koroner Penyebab penyakit stroke dan jantung koroner terjadi tumpukan toksin di pembuluh darah, dengan Smart Detox Pembuluh darah yang bebas dari gumpalan toksin, akan membatu darah mengalir dengan maksimal ke seluruh tubuh, maka dari itu efek positif detoksifikasi akan dirasakan seumur hidup. 10. BAB (Buang Air Besar) Lancar Toksin dalam Usus Besar akan dikeluarkan, makanan yang mengandung minyak dan berlemak yang mengendap di Usus besar akan otomatis keluar setelah kamu menjalani proses detok selain itu kandungan Fiber dalam Produk Smartdetox akan memperlancar metabolisme tubuh.

Info dan konsultasi add

Call/SMS/WA ke 081337684337

Pin BB 2A8CA5F9

BUKTI NYATA MANFAAT SMART DETOX

smart detox untuk kehamilan deha care 081 337 684 337

Bapak Rasyid dan Ibu Cita Telah Merasakan Manfaat Smart Detox Mendapatkan Anak Pertama Setelah Penantian 15 Tahun

Manfaat-detoksifikasi-smart-detox-untuk-kesuburan-081 337 684 337Oki & Farisa Impian mendapatkan keturunan 5 tahun penantian terwujud dengan Smart Detox

  Aditya RK Testimoni

Bapak Aditya RK Gangguan Liver Menahun, Kolesterol Normal, dan Berhasil berhenti Merokok

 

slider-13

Dr. Wenan tidak pernah nyeri dada lagi, nafas lebih lega, dan badan lebih bugar

smartdetox-romano

Bapak Romano Turun 33 Kg, kolesterol normal, masalah persendian dan otot teratasi,

tidak pernah lagi vertigo dan sesak napas.

  slider-32

Pak Makmur 47 Tahun Kolesterol, tensi, dan Gula darah Normal. Vitalitas dan kebugaran meningkat

Smart-DETOX-Testimoni-Kompol-Arman-Pasaribu

Kompol Norman Pasaribu Sehat, tampak lebih muda, asam urat, dan kolesterol normal.

  1374471423_514124126_2-Berat-Badan-Ideal-dengan-Smart-Detox-Balikpapan

Ibu Dina, Semua Keluhan Penyakit Hilang, lebih percaya diri dan tampil lebih cantik dan tampak lebih muda.

  1374471423_514124126_3-Berat-Badan-Ideal-dengan-Smart-Detox-Kesehatan-Kecantikan Smart-Detox-Zikirman

INI HANYA SEBAGIAN SAJA MASIH BANYAK BUKTI KEBERHASILAN YANG LAIN,

INGIN MELIHAT TESTIMONI YANG LAIN ??

klikdisini3

SEJAK PERTAMA KALI PELUNCURANNYA PRODUK SMART DETOX DITERIMA BERBAGAI KALANGAN MASAYARAKAT SECARA LUAS, DARI PEJABAT, ARTIS, DOKTER, DAN BERBAGAI LAPISAN MASYARAKAT SUDAH MENGKONSUMSI PRODUK SMART DETOK, BERIKUT INI FOTO-FOTONYA:

dokter-synergy-smart-detoXSmart Detox dipakai dikalangan para Dokter

  cara diet sehat-smart-detox

artis-smart-detox

Info dan konsultasi add

Call/SMS/WA ke 081337684337

Pin BB 2A8CA5F9

 

Smart Detox digunakan dilingkungan para artis untuk menjaga keindahan tubuh mereka

  pengguna smart detox   foto smartdetox

SMART DETOX TELAH DIKONSUMSI BERBAGAI KALANGAN

TERUS BAGAIMANA CARA MENJALANKAN METODE DETOX INI? DAN BAGAIMANA AGAR BERHASIL SEPERTI YANG LAIN?

Caranya adalah menjalankan Program Smart Detox menggunakan Formula 232 dan Selama Detox Wajib menjalankan Program yang diberikan oleh konsultan detox kami

2 3 2 Detox sudah menjadi Lifestyle . Banyak orang mencari Program Detox . Dan Program Smart Detox adalah Formula Terbaik Detox dari Synergy . Formula ini adalah bagaimana kita bisa mendetox tubuh kita secara aman, dan tetap sehat Seringkali orang salah melakukan detox yang akhirnya malah jatuh sakit ke rumah sakit . Apa sebabnya ? Karena banyak orang melakukan detox tapi tidak diimbangi dengan nutrisi yang bagus . Ingat Orang sakit pertama kali karena disebabkan oleh sel yang rusak. Dan sel yang rusak disebabkan oleh 2 hal : yaitu 1. Kurang nutrisi. 2. Toksin yang menumpuk. Program Smart Detox bukan diet ketat, dengan adanya Formula 232.. Dimana Formula 2-nya kita bisa makan nasi dan lauk, disinilah detox ini disukai banyak orang. Yaitu kita bisa membersihkan racun dengan enjoy karena masih bisa makan di pola 2 ( Tapi ingat makanannya juga makanan sehat =)

Apa Yang Dimaksud FORMULA 232 ?

Formula 2-3 -2 adalah Formula yang dijalankan selama 20 hari

Pola-2-3-2-program-smart-detox

Hari 1 – 2 ( Pre Fasting – Masa Persiapan Puasa ) : Adalah masa persiapan . Kita mulai mengubah pola makan . Semua pola makan yang biasa kita makan harus dikurangi setengah. Misal biasa makan 1 nasi dan 1 paha ayam besar. Maka kita harus kurangi dengan hanya makan setengah nasi dan setengah ayam paha . Kurangi makanan berminyak dan lemak . Dan mulai pukul 7 malam keatas sudah berhenti makan berat . Minum Produk Synergy – penting untuk menjaga nutrisi tubuh kita. Dan banyak minum air putih . Hari ke 3 – 4 – 5 ( Puasa Penuh ) : Kita mulai berPuasa . Berpuasa yang dimaksud di sini adalah tidak makan nasi dan lauk .Semua diganti dengan buah-buahan dan sayuran + Produk Food Suplemen Synergy sebagai pengganti makanan . Jadi sepanjang hari kita harus benar-benar tidak makan nasi dan lauk pauk . Tujuannya adalah agar racun yang sudah dikurangi di hari 1-2 . Pada hari-3 saatnya nutrisi synergy terserap oleh tubuh dan bekerja mem-boost atau mempercepat proses pembuangan racun dari tubuh kita . Demikian juga hari 4 – 5 . ** Notes untuk yang sakit maag dilarang puasa nasi dan lauk .. tetap makan dengan porsi setengah Hari 6- 7 ( Post Fasting – Masa Penyesuaian setelah Puasa ) : Kembali ke pola makan hari 1-2 . Yaitu mulai boleh makan nasi dan lauk pauk yang setengah . Air putih tetap banyak dan setelah pk 7 malam keatas berhenti makan nasi dan aluk pauk. Ganti dengan nutrisi synergy Ulangi Formula 2-3-2 selama 20 Hari minimal Maksimal 40 Hari . Catatan : Selama melakukan Program Smart Detox Wajib minum air putih 8 gelas sehari.. untuk mempercepat food suplemen synergy bekerja dengan baik . HASIL FORMULA Smart Detox 2-3-2 adalah : - BAB anda akan mengambang . Itu yang disebut racun/toxic. Jika belum mengambang maka racun belum keluar - Ketika anda sudah biasa melakukan formula 2-3-2 maka .. ketika anda makan gorengan, santan, soto-sotoan, jeroan rasanya menjadi tidak enak. Tubuh anda akan menolak .. Karena tubuh anda sudah bersih dari racun - Tubuh anda akan ideal, kulit lebih cerah .   Efek Samping Dari SMART DETOX ? Dalam Program Detox ini efek sampingnya adalah efek positif . 1. Ya ketika kita orang baru dan baru mulai detox untuk pertama kalinya, terus terang kita akan menjadi migrain , jangan khawatir ini biasa.. karena tubuh kita kaget dengan detox ini. 2. Perut terasa tidak enak & keluar angin berlebihan 3. Jika anda pernah menderita penyakit tertentu.. perut akan terasa nyeri Soo jika anda merasa migrain dan tidak kuat disarankan untuk STOP Detox sementara waktu . Anda harus mulai makan kembali dengan porsi sedikit demi sedikit. Kemudian coba lagi di esok harinya . + Minum Air Putih yang banyak sekali 8 gelas sehari ** Notes : untuk penderita maag dilarang puasa nasi dan lauk pauk .. Tidak disarankan .. Bagaimana Setelah Saya Selesai Menjalankan Program Smart Detox 20 hari ? Apa yang harus saya lakukan ? Ya setelah melewati 20 atau 40 hari tubuh anda sudah bersih dari racun maka cara merawatnya mudah saja 1. Anda hanya perlu merawat dengan Klorofil dan Proargi9 saja . Racun bagaimanapun juga tidak kita pungkiri akan terus masuk. Jika kita berdiri dekat orang merokok , mau tak mau racun itu masuk . Oleh karena itu pembuangan racunnya cukup dengan klorofil dan Proargi 9 saja 2. Minum air putih 8 gelas sehari 3. Jaga pola makan . Artinya jika anda ingin benar benar minum es teh manis atau makan soto betawi cukup seminggu 1 kali saja . Makanan yang harus dihindari selama Program SMART DETOX : 1. Semua jenis Karbohidrat Jahat : Nasi putih, mie instant 2. Protein Hewani Olahan : Bakso, kornet sosis,ikan kaleng,telur asin 3. Beberapa jenis gula : gula pasir.gula merah, sirop, madu 4. Bumbu instant : kecap, saos tomat, penyedap rasa, bumbu instant 5. Buah manis : Anggur, leci,strawberry 6. Jeroan : ati ampela, usus, jantug ayam 7. Santan-santanan , Soto-sotoan Makanan yang baik ketika Program SMART DETOX : 1. Protein Rendah Lemak : Dada ayam , paha ayam TANPA KULIT . Ikan segar di bakar / di kukus 2. Protein nabati ( konsumsi tidak berlebihan ) : Tempe ,tahu,kacang merah, kacang hijau (kacang-kacangan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat LDL . tapi kacang2an tinggi kalori jadi konsumsi secukupnya . 3. Sayuran kacang panjang, kol, bayam, brokoli 4. Yoghurt tawar (tanpa perasa buah2an ) Perhatikan Kecukupan Zat gizi dalam 1 hari 1.Tubuh memerlukan 30 gram protein 1 hari : dada ayam tanpa kulit, sususkim, yoghurt tawar, ikan = memiliki protein tinggi dan rendah lemak jadi bagus sekali . KAcang2an juga bagus untuk mengisi kandungan protein dalam tubuh kita. 2. Tubuh memerlukan kira-kira 1500 kalori perhari (masih perlu makan dada ayam, putih telur agar kalori kita terjaga ,kalau kurang malah bisa lemes dan jatuh sakit ) 3. Tubuh kita memerlukan karbohidrat 60 persen dari kebutuhan energi. Pilihlah karbohidrat baik , karbohidrat kompleks : karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang sulit dicerna usus sehingga penyerapannya pelan dan tidak menaikan gula darah, dan akan memberikan rasa kenyang lebih lama . Contoh karbohidrat baik : nasi merah, roti gandum,singkongsayuran,buah.

Program Smart Detox Di Support Oleh Perusahaan Synergy Worlwide anak perusahaan Dari Nature Sunshine .

Perusahaan Herbal Terbaik yang telah berdiri lebih dari 40 tahun

synergy dan nature sunshine

Pilihlah Produk Yang Telah Memiliki Sertifikat FDA, TGA.GMP Program Smart Detox telah memiliki ke-3 nya

LOGO FDA GMP TGA

Telah memperoleh Sertifikat Halal & BPOM RI

BPOM Smart Detox BPOM SMART DETOX

PAKET SMART DETOX YANG BISA ANDA PILIH

smart-detox-fullpack

1. PAKET FULL PACK

Harga 3,8Juta Untuk program 20 Hari

Turun 5-10 Kg

smart detox Arginin Ultimate pack

2.PAKET ULTIMATE PACK

Harga 7,5 Juta Untuk program 20 Hari

Turun 10 - 20 Kg

Info dan konsultasi add

Call/SMS/WA ke 081337684337

Pin BB 2A8CA5F9

   

27 Negara Sudah Membuktikan Dahsyatnya Detox! Smart Detox ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan tidak mudah lho untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.

Kalau dibandingkan dengan alternative lain, misalnya dengan Operai Sedot Lemak atau biasa disebut dengan Liposuction yang memakan biaya minimal 10 juta tetapi dengan tahap dan proses yang panjang, hasil belum tentu maksimal, Smart Detox menawarkan program yang bisa dilakukan dirumah, program ini tidak menimbulkan ketergantungan, tentu saja program Smart Detox ini lebih unggul dibandingkan dengan alternative lain atau merek-merek lain yang ketergantungan (kembali ke berat badan semula jika tidak mengonsumsi produk merek lain tersebut). Jadi dengan program Smart Detox ini anda bisa mendapatkan berat badan yang ideal, aman, tidak memakan biaya yang sangat mahal, bisa dilakukan dirumah, dan tidak ketergantungan.

Synergy adalah perusahaan nutrisi yang masuk di Forbes 2013 America, Sebagai Most Trustworthy Companies.

Konsultan Smart Detox Online No. 1 Program smart detox 100% AMAN! Tanpa Efek Samping! Karena terbuat dari bahan-bahan herbal dan Quality Control yang sangat baik. *Note : Tidak ada biaya tambahan, karena kami memberikan harga yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

  Mengapa membeli smart detox di SmartDetox.co?

1. Pelayanan sangat maksimal. Program diet detox kamu akan kami pandu via BBM/SMS/Whatsapp/Line.

2. Kami 100% fulltime menjalankan ini.

3. Kami Akan memandu anda sampai dengan berhasil

4. Harga sesuai dengan yang ditetapkan perusahaan sehingga anda tidak membeli produk yang kemahalan.

5. Produk READY STOCK & tersegel dengan rapi dan aman.

6. Balas BBM/SMS cepat, bahkan sering online sampai tengah malam.

7. Paham tentang seluruh kegunaan produk.

8. Melayani Cash On Delivery (diutamakan wilayah Jakarta Selatan , Bintaro, Pondok Indah, Senayan). (COD minimal pembelian paket FullPack)

9. Free Ongkir ke Seluruh Indonesia. Free Ongkos Kirim! (untuk daerah Jawa dan Bali diluar itu ongkos kirim kami subsidi)

10. Order hari ini dan langsung kami proses hari ini juga ke kantor, karena kami FullTime menjalankan ini.

Pembayaran online Terlengkap (BCA, Mandiri, BNI, BRI).

transfer pembayaran

Smart Detox Synergy tersedia di beberapa negara di dunia! Asia : Indonesia, Australia, HongKong, Japan, Korea, Malaysia, Taiwan, Thailand, Philipines, Singapore, Vietnam. Europe : Austria, Czech Republic, Denmark, Finland, Germany, Iceland, Ireland, Netherlands, Norway, Slovenia, Poland, Spain, Sweden, United Kingdom North America : United States, Canada

Detoksifikasi Telah Mejadi Trend Warga Dunia..!!

Category: Herbal

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. vita says:

    terimakash…
    sangat bermanfaat untuk saya :-D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *