apotik online terpercaya

Obat – Obat Antireumatik Golongan NSAID

| August 5, 2012 | 0 Comments

a.   Ibuprofen

Obat ini 99% terikat protein, mudah dibersihkan dan waktu paroh terminal 1-2 jam. Akan tetapi reabsorbsi dalam usus baik (80%). Daya analgesic dan anti radangnya cukup baik dan sudah banyak mendesak salisilat pada penanganan bentuk rema yang tidak terlalu hebat dan gangguan dari alat gerak.

Efek samping yang disebabkan oleh obat ini adalah Gastro Intestinal (lebih kecil dari Naproxen dan salisilat), tarum kulit pruritis, rinitus, pusing, sakit kepala, meningitis aseptis dan retensi cairan serta efek-efek lain pada ginjal.

Dosis untuk Rema 400 mg/pc atau dc, lalu 3-4 dd 200-400 mg.

 

b.   Naproxen

Menghambat COX yang non selektif. Berdaya analgetik dan anti radang yang baik. Waktu paroh 13 jam tetapi klirensnya meningkat. Efek samping pendarahan GI bagian atas dua kali lebih besar dari Ibuprofen, Pneumonitis alergica, Leukositoplastic fasculitis, pseudoporfiria dan efek samping lain seperti NSAID lain. Dosis untuk serangan

 

c.   Nabumeton

Waktu paroh Nabumeton lebih bdari 24 jam sehingga memungkinkan diberikan 1 kali sehari serta tidak mengalami siklus enterohepatik. Efek samping pseudoporfiria dan fotosensitivitas untuk pasien tertentu.

 

d.   Diklofenak

Waktu parohnya 1-3 jam tetapi mengalami akumulasi di cairan sinorta yang efek terapi di sendi yagn ditimbulkannya jauh lebih panjang. Efek samping yang ditimbulkan adalah mual, gastritis, eritema kulit dan sakit kepala. Dosisnya 100-150 mg sehari yang terbagi dalam 2-3 dosis pemberian.

 

e.   Ketoprofen

Merupakan derivat propionic acid yang menghambat COX secara nonselektif dan lipoxygenase. Waktu parohnya 1-3 jam dan dieliminasi secara lengkap di hati terutam menjadi glukoronide yang bias mengalami pengaktivan kembali setelah melalui siklus enterohepatik. Ketoprofen akan mengalami penaikan kadar saat diberikan bersama probenecid dan meningkatkan waktu paroh plasmanya. Ketoprofen memiliki efek ganda terhadap prostaglandin dan leukotrien tetapi tidak lebih baik dari NSAID. Efek sampingnya terutama terdapat pada saluran cerna dan system saraf pusat.

 

 f.  Meloxicam

Merupakan enolcarboxamid yang terkait dengan piroxicam dan mungkin meerupakan sedikit selektif pada COX-2. Meloxicam diserap relative lambat dengan waktu paruh serum sampai 20 jam dan dikonversi menjadi metabolit tidak aktif. Pada orang tua klirens menurun sebanyak 40%. Sangat baik untuk penyakit rematik dan baru-baru ini telah dipakai untuk pengobatan osteoarthritis. Meloxicam kurang ulcerogenic daripada piroxicam,diclofenac atau nabumeton, dengan toksisitas lainnya mirip NSAID lain. Dosis penggunaan 7,5-15mg/hari.

Category: Obat Modern

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *