Mengenali Gejala Sakit Saat Menstruasi


Menstruasi merupakan salah satu proses alami tubuh yang hanya terjadi pada kaum hawa saja. Proses ini biasanya terjadi secara berkala, yaitu sebulan sekali. Bisa juga dikatakan bahwa menstruasi ini merupakan rutinitas seorang wanita.

Pada umumnya, seorang wanita akan mendapatkan menstruasi pertama mereka pada rentang usia 11 hingga 18 tahun. Namun, tidak ada patokan waktu yang tepat untuk hal ini. Pada setiap wanita biasanya terjadi secara beragam dan bervariasi.

Selain itu, di dalam proses ini juga dikenal siklus menstruasi. Sama halnya dengan kapan pertama kalinya datang menstruasi pada wanita, siklus menstruasi ini juga berbeda-beda pada setiap wanita.

Ada wanita yang mempunyai siklus lebih panjang, namun ada juga yang mempunyai siklus lebih pendek. Proses menstruasi ini juga tidak akan terjadi selamanya, biasanya hanya berlangsung selama 5 sampai 7 hari saja.

Namun ada juga wanita yang hanya mengalami proses ini selama 1 sampai 2 hari saja dan ada juga yang mengalaminya selama 7 hingga 8 hari. Dari tadi kita sudah memahami ciri khas dari menstruasi, namun apa itu sebenarnya menstruasi ?

Menstruasi ini sendiri sebenarnya merupakan proses dimana luruhnya sel telur dalam dinding rahim yang tidak dibuahi oleh sel sperma dan disertai dengan adanya pendarahan. Proses menstruasi ini juga akan berhenti dalam situasi tertentu.

Salah satunya adalah ketika seorang wanita sedang hamil, maka proses ini akan berhenti untuk sementaranya dan akan berlanjut lagi setelah wanita melahirkan dan melewati masa nifas. Selain itu, ada juga menopause.

Menopause merupakan keadaan dimana wanita tidak akan lagi mendapatkan menstruasi untuk selamanya. Biasanya menopause akan dicapai pada rentang usia 45 hingga 66 tahun secara alami.

Pada umumnya, menstruasi ini juga akan menimbulkan rasa sakit pada wanita. Ada beberapa cara untuk mengenali gejala sakit saat menstruasi. Untuk lebih jelas dalam mengenali gejala sakit saat menstruasi, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • PMS (Premenstruation Syndrome) tipe A

 

Salah satu cara untuk mengenali gejala sakit saat menstruasi adalah dengan memperhatikan tipe PMS yang anda alami. Pada tipe A ini, wanita akan mengalami rasa cemas yang berlebihan, menjadi lebih sensitif, tegang, depresi ringan dan perasaan yang labil.

Gejala seperti ini biasanya terjadi karena jumlah hormone estrogen dan progesterone dalam tubuh tidak seimbang. Peningkatan drastis jumlah hormone estrogen merupakan hal yang mendorong timbulnya gejala ini.

Pada umumnya, kalangan medis akan memberikan terapi hormone progesterone untuk mengurangi gejalanya. Selain itu, penyebab terjadinya PMS tipe A ini adalah kekurangan mineral magnesium serta vitamin B6. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi penderita untuk banyak mengonsumsi sayur dan buah yang berserat tinggi dan kurangi konsumsi kopi.

  • PMS tipe C

 

Pada PMS tipe ini, penderita akan merasa lapar yang berlebihan dan dorongan kuat untuk mengonsumsi makanan yang manis. Namun, biasanya konsumsi gula secara berlebihan itu akan menyebabkan naiknya produksi insulin dalam tubuh yang bisa menyebabkan terjadinya pusing, berdebar-debar, rasa lelah dan kadang disusul dengan terjadinya pingsan.

Oleh karena itu, sebaiknya jika nafsu makan meningkat dengan drastis sebaiknya anda banyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung omega 6 juga magnesium yang bisa mengurangi gejala sakit menstruasi ini.

  • PMS tipe H

 

Merupakan gejala yang paling parah. Penderita mungkin akan mengalami endema atau pembengkakan pada pada anggota gerak seperti tangan, kaki dan payudara akan merasa sakit. Hal ini terjadi karena kandungan garam atau gula didalam tubuh tinggi sehingga terjadi penumpukan air di luar jaringan. Oleh karena itu, sebaiknya penderita mengurangi konsumsi garam.

  • PMS tipe D

 

Merupakan depresi yang akan dialami oleh penderita, misalnya sedih secara berlebihan, gampang menangis dan tersinggung, mendadak bingung dan pelupa dan bahkan rasa ingin bunuh diri.

Untuk mengurangi rasa sakit akibat gejala ini, sebaiknya anda banyak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B kompleks. Selain itu, usahakan anda selalu berada dalam keadaan yang rileks.


Leave a Reply