apotik online terpercaya

Contoh Pengambilan Keputusan Farmasi

| July 27, 2012 | 0 Comments

Kasus di Industri Farmasi

Salah satu perusahaan farmasi di Indonesia merencanakan akan mengeluarkan produk obat baru yaitu obat batuk hisap. Penggunaan obat secara hisap belum begitu familiar untuk masyarakat umum. Perusahaan farmasi ini pun juga untuk pertama kalinya mengeluarkan produk obat hisap. Sebelumnya, mereka hanya mengeluarkan dalam bentuk syrup. Permintaan untuk mengeluarkan obat hisap sebenarnya berasal dari ide salah satu pemegang saham di perusahaan farmasi tersebut. Manager R&D di perusahaan tersebut segera memberi tanggapan. Setelah diadakan rapat dan diskusi dengan bagian produksi dan quality control, diputuskan untuk memproduksi obat batuk hisap dalam skala kecil dan tetap memproduksi obat batuk syrup. Hal ini disebabkan, berdasarkan survey dari tim marketing, masyarakat cenderung pasif untuk mencoba hal baru, apalagi untuk penggunaan jenis obat baru. Setelah dilakukan launching untuk memperkenalkan obat batuk hisap tersebut, penjualan obat batuk hisap ini berjalan sangat lambat. Hal tersebut disebabakan oleh beberapa alasan. Diantaranya, beberapa golongan masyarakat kesulitan menghisap obat tersebut, bahkan obatnya banyak yang tertelan. Sebenarnya, dari farmasis di perusahaan farmasi tersebut sudah mengantisipasi apabila terjadi kasus tertelan obat sebelum sempat dihisap. Sehingga obat tersebut tetap efektif menyembuhkan walaupun belum terhisap. Namun karena kasus tersebut, kepercayaan masyarakat mulai menurun terhadap adanya obat hisap. Disamping tertelan,banyak yang mual-mual setelah tertelan obat hisap tersebut, karena rasa tidak enak yang muncul ketika tertelan obat. Masyarakat lebih memilih obat batuk syrup. Akhirnya, oleh tim farmasis perusahaan farmasi tersebut diputuskan untuk sementara tidak memproduksi lagi obat batuk hisap hingga ada perkembangan metode yang efektif untuk membuat produk obat baru.

 

 

Category: Farmasi Komunitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *